Selasa, 23 November 2010

Lingkaran Energi Misterius Di Swiss Tertangkap Radar

Pada pagi hari tanggal 24 April 2009, seorang pegawai di MeteoSwiss (Departemen Meteorologi Swiss) terkejut ketika melihat radar mereka menangkap sebuah citra berbentuk lingkaran melayang di atas Swiss. Lingkaran berwarna biru pada gambar di bawah ini terlihat mengelilingi seluruh negara. Pertanyaannya apakah lingkaran itu adalah sebuah UFO raksasa yang sedang melayang di atas atmosfer Swiss ataukah hanya tanda dari sebuah badai.


Felix Schacher, seorang meteorolog senior di MateoSwiss mengklaim bahwa lingkaran itu bukan UFO atau tanda-tanda badai. Mr Schacher mengatakan kepada sebuah situs berita Swiss "20 minutes" bahwa citra itu hanyalah refleksi tetesan air. Anehnya beberapa menit setelah berita itu bocor ke masyarakat, gambar itu segera disingkirkan dari website MeteoSwiss. Apakah para ahli di MeteoSwiss mengetahui sesuatu dan menyembunyikannya dari kita?

mending jangan BERSELANCAR gan kalo lagi banyak IKAN

The warnings signs are usually pretty clear - if you see a large school of fish get your shit out of the water, because sharks won't be far away.


However, this surfer ignored that advice and not only took his board out from a beach near the New South Wales city of Wollongong, but surfed right over the top of a massive school of fish. It wasn't long until dozens of sharks entered the area and began the feeding frenzy. The jackass surfer managed to make it back to the shore with all his limbs in tact... this time.


MORE PICTURE

Sungguh Terlalu. Jangan Mencontoh Hal-hal yang Ini

Sungguh terlalu' merupakan kalimat yang pas untuk menggambarkan semua kejadian fungsi alat transportasi dibawah ini.

Bagaimana tidak, melebihi muatan yang ada serta terlalu memaksakan diri dalam berkendara, foto-foto yang sebentar lagi kalian saksikan tampaknya jangan dicontoh disini ya.

Penasaran seperti alat transportasi apa yang dimaksud? berikut foto-fotonya.



MORE PICTURE

Terlalu Lama Duduk bisa Membunuh Anda Pelan-pelan

Bekerja di belakang meja sepertinya lebih aman ketimbang harus berjibaku di lapangan atau proyek konstruksi. Namun jangan salah! Kerja di kantor yang nyaman dengan duduk berlama-lama di depan komputer atau laptop bisa membunuh Anda pelan-pelan.

Hal yang paling diwaspadai dari dampak pola kerja sedentari atau kurang aktif ini adalah meningkatnya kemungkinan mengalami risiko pembekuan pembuluh vena dalam (Deep Vein Thrombosis/DVT) hingga dua kali lipat.

Professor Richard Beasley dari Wellington Hospital di Selandia Baru seperti dilansir The Sun, menyatakan bahwa ancaman bahaya akan menghampiri Anda bila kerja delapan jam tiap hari dengan hanya berkutat di sekitar meja, atau menghabiskan tiga jam berturut-turut dengan sekedar duduk mengoperasikan laptop.

Kasus DVT biasanya sering dikaitkan dengan penerbangan jarak jauh yang memerlukan waktu berjam-jam. Pembekuan darah terjadi di pembuluh vena dan biasanya pada bagian betis. Jika pembekuan ini tidak dicairkan dengan obat pengencer darah, biasanya akan pecah dan terbawa ke paru-paru dan berujung pada emboli paru-paru yang mematikan.

Beasley menganjurkan pekerja kantoran untuk melakukan rutin melakukan peregangan otot untuk mempertahankan kelancaran aliran darah. Maksimal setiap empat jam, harus berdiri dan sedikit melakukan kegiatan fisik untuk melancarkan kembali peredaran darah. Sebuah riset di Italia pun mengindikasikan peregangan dan relaksasi menurunkan kasus sakit kepala para karyawan hingga 40 persen.

T-Rex Merupakan Predator Tercepat Di Masanya


Anggapan terdahulu yang menyatakan, bahwa T-Rex hewan pemakan bangkai yang lamban adalah keliru. Sebagai predator terbesar yang pernah hidup di muka Bumi, Tyrannosaurus Rex adalah yang tercepat di masanya, menurut sebuah penelitian terbaru.

Reptil seberat tujuh ton, dengan panjang 40 kaki, dan tinggi 13 kaki tersebut, bisa mengalahkan kecepatan predator manapun di masanya, mengingat besarnya otot-otot kaki mereka untuk berlari cepat. Sebelumnya, ekor dari T-Rex diduga adalah penyeimbang untuk berat badan dari mahkluk tersebut. Demikian seperti yang dikutip dari Telegraph, Kamis (18/11/2010).

Resiko Dibalik Minuman Berenergi


Kepopuleran minuman berenergi, tak perlu ditanyakan lagi. Akan tetapi, masing-masing kaleng/gelas dari minuman tersebut, memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dari secangkir kopi. Hal tersebut aialah kesimpulan dari penelitian.

Sebagai tambahan, kafein yang terkandung tersebut, dapat saja dicampur dengan kandungan lain yang dapat menyebabkan resiko. Demikian seperti yang dikutip dari Reuters, Senin (15/11/2010).

Senin, 22 November 2010

5 IMUNISASI YANG WAJIB UNTUK BAYI


Inilah 5 jenis imunisasi yang wajib diperoleh bayi sebelum usia setahun. Penyakit-penyakit yang hendak ditangkalnya memiliki angka kesakitan dan kematian yang tinggi, selain bisa menimbulkan kecacatan.


1. IMUNISASI BCG
Ketahanan terhadap penyakit TB (Tuberkulosis) berkaitan dengan keberadaan virus tubercle bacili yang hidup di dalam darah. Itulah mengapa, agar memiliki kekebalan aktif, dimasukkanlah jenis basil tak berbahaya ini ke dalam tubuh, alias vaksinasi BCG (Bacillus Calmette-Guerin).

Seperti diketahui, Indonesia termasuk negara endemis TB (penyakit TB terus-menerus ada sepanjang tahun) dan merupakan salah satu negara dengan penderita TB tertinggi di dunia. TB disebabkan kuman Mycrobacterium tuberculosis, dan mudah sekali menular melalui droplet, yaitu butiran air di udara yang terbawa keluar saat penderita batuk, bernapas ataupun bersin. Gejalanya antara lain: berat badan anak susah bertambah, sulit makan, mudah sakit, batuk berulang, demam dan berkeringat di malam hari, juga diare persisten. Masa inkubasi TB rata-rata berlangsung antara 8-12 minggu.

KOIN EMAS TERBESAR DAN TERMAHAL DI DUNIA


Sebuah perusahaan perdagangan logam mulia Spanyol membeli koin emas terbesar di dunia seharga £2.68 Juta (Rp 36.6 miliar) dari sebuah perusahaan investasi yang bangkrut. Koin tersebut dibeli pada pelelangan di Wina pada hari Jum’at. Koin emas ini dibuat dengan 99.999% emas murni (solid). Koin dengan berat 100 kg itu adalah satu dari 5 koin Maple Leaf Royal Canadian Mint yang pernah di buat.

Koin ini awalnya diluncurkan oleh Royal Canadian Mint pada tahun 2007 untuk memperkenalkan fasilitas produksinya dan kemudian masuk dalam Guinness Book of Records untuk rekor koin emas terbesar di dunia.

Don Ritchie, pria yang sudah menyelamatkan 160 orang dari percobaan bunuh diri

Namanya Don Ritchie, usianya sudah 84 tahun. Orang-orang disekitar tebing The Gap menjulukinya dengan sebutan "an angel walks among us". Kenapa? Karena ia sudah menyeamatkan sekitar 160 orang dari bunuh diri (itu hanya angka yang resmi, perkiraanya Ritchie sendiri mengatakan bahwa ia sudah menyelamatkan sekitar 400 orang).


Tebing The Gap yang terletak di Watson bay, Sydney memang dikenal sebagai salah satu tempat favorit untuk bunuh diri. Sudah banyak orang bunuh diri di tebing ini karena dinilai tebingnya sangat tinggi dan sepi. Dan kebetulan Rumah Don Ritchie terletak persis di sisi seberang jalan dekat dari titik melompat tebing.



Ritchie bangun setiap pagi dan melihat keluar jendela untuk memastikan apakah ada orang yang berdiri sendiri dengan posisi yang terlalu dekat dengan bibir tebing. saat itulah ia mengajak berbicara orang itu dan mengajaknya minum teh sembari memberikan petuah tentang betapa berharganya hidup ini.

Haruskah Pluto Digolongkan Planet Lagi?

Pluto telah ditendang dari statusnya sebagai planet sejak keluarnya ketentuan International Astronomical Union (IAU) tentang syarat-syarat benda langit agar bisa dikategorikan sebagai planet.

Beberapa syaratnya adalah mengorbit bintang tertentu, mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi sendiri, tidak terlalu besar sehingga dapat menyebabkan fusi termonuklir serta telah mengosongkan orbit sehingga tidak ditempati oleh benda langit lain yang lebih besar.

Munculnya ketentuan itu sendiri salah satunya berkaitan dengan penemuan Eris pada tahun 2005. Eris saat itu dikatakan memiliki ukuran yang lebih besar daripada pluto.

Setelah kurang lebih 4 tahun Pluto tak menjadi planet lagi, kini perdebatan tentang status Pluto sebagai planet kembali menghangat. Situs Space.com menggelar jajak pendapat di websitenya. Jajak pendapat itu bertajuk "Haruskah Status Pluto Sebagai Planet Dikembalikan?"

Jajak pendapat itu digelar berkaitan dengan temuan baru tentang planet kerdil Eris baru-baru ini. Para peneliti mengatakan, anggapan bahwa Eris lebih besar dari Pluto mungkin salah, sebab berdasarkan hasil penelitian Pluto mungkin memiliki ukuran yang lebih besar dari Eris.